Sekilas sederhana saja
Tidak seistimewah surat cinta waktu SMA
Tidak secantik catatan cinta pada kertas warna-warni
Tidak sepuitis bahasa cinta muda-mudi ABG
Tidak pula sewangi amplop cinta masa-masa silam
Biasa-biasa saja........
Sekilas saat membaca pun
Hanyalah kata-kata penguat rasa
Kata-kata yang sering kau ucapkan
Kata-kata yang sering aku ucapkan pula
Kesannya pun biasa-biasa saja
Namun.....
Ada kagum yang buatku terpesona
Ada haru yang buatku tertegun
Kau tidak membutuhkan kertas terbaik
Sekedar meyalurkan rasa sayang
Cukup kesederhanaan bahwa rasa itu tersirat tulus
Tertulis dalam kalbu membathin
Yang sulit dihapus oleh waktu
Kelak kertas itu akan usang
Tulisannya pun mulai memudar
Namun kau sudah menulis serapi mungkin dalam hati
Dengan tinta keabadian
Dan hanya kau pemilik sejati
Sayang......
Terlintas rasa bahagia membendung tanya
Akankah kugapai tulisan hatimu?
Setidaknya kesederhaanmu yang tulus
Menggambarkan pribadi yang polos
Yang layak aku perjuangkan
Bukan tentang takdir berkata apa
Aku rela mencari takdir kita
Aku percaya takdir itu menunggu kita
Coretan kertas itu hanyalah kata-kata belaka
Hatiku bersyukur teramat dalam
Aku belum membuatmu bahagia dalam kederhanaanku
Teruntuk sepata kata terima kasih merendah
Aku mencintai saturut hatimu mengikat rasa
Dan aku yang saat ini jauh oleh jarak
~FROM SUMBA~
I MISS U TOO
Tambolaka, 26 Juni 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar